KORPS NUSANTARA

KORPS NUSANTARA

TEGAS: MUI DKI Tegas Meminta Danone dan Aqua Tidak Mencatut Nama Ulama NU

Diterbitkan Senin, 20, Mei, 2024 by Korps Nusantara

Melawan Aksi Kotor Catut Nama Ulama

JAKARTA – Perusahaan Danone dan Aqua dinilai telah merusak reputasi dan integritas tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Nadirsyah Hosen, dan menyebabkan polemik.

Demikian hal ini dikatakan Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta bidang Fatwa, Dr. Rasyid Mansur dalam acara ‘Melawan Aksi Kotor Catut Nama Ulama’ kepada wartawan di Jakarta, Minggu, 19 Mei.

Menurut Rasyid Mansyur, pencatutan nama ulama seharusnya tidak dilakukan oleh kedua perusahaan tersebut. Terlebih posisi pencatut secara substantif berseberangan dengan yang diperjuangkan oleh ulama. Dan ia menegaskan aksi pencatutan nama ulama yang merupakan penerus ajaran nabi tidak diulangi kedua perusahaan tersebut.
“Pencatutan nama ulama ini seharusnya tidak pantas dilakukan, karena mereka itu pewaris para Nabi Muhammad Saw,” ucapnya.

BACA JUGA:

Tujuan Ini Soekarno Temui KH Hasyim Asy’ ari Di Jombang Jawa Timur, Meminta saran Dalam Hal Ini

Pembelaan Bea Cukai Singgung Pihak Ke-3, Atas Tagihan Rp118 Juta Ke UMKM Yang Eksport Batok Kelapa

Aqua Solok Akhirnya Minta Maaf

Terkait dengan aksi boikot dari produk yang dihasilkan kedua perusahaan ini, menurutnya hal tersebut sangat penting dilakukan. Sebab, apabila masyarakat Indonesia mampu menindaklanjuti aksi boikot, ia yakin Israel tidak mampu membeli perlengkapan senjata lagi.

“Saya yakin jika seluruh masyarakat Indonesia tidak menggunakan produk tersebut, mereka tidak bisa membeli senjata lagi,” ucapnya.

Fatwa MUI terkait aksi boikot, menurutnya sudah direkomendasikan kepada pemerintah, ia juga menekankan agar pemerintah segera mengeluarkan undang-undang agar aksi boikot ini berjalan sesuai dengan tujuannya.

“Fatwa itu sudah didiskusikan. Bahkan sudah kita sampaikan kepada pemerintah. Kami berharap agar pemerintah segera mengeluarkan Undang-undang perihal boikot produk berafiliasi Israel ini,” pintanya. ( voi  )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *