KORPS NUSANTARA

KORPS NUSANTARA

Terungkap 2 Motif Pembunuhan Mayat dalam koper Di Cikarang Barat, Begini Motif Sebenarnya

Diterbitkan Jumat, 3, Mei, 2024 by Korps Nusantara

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra keterangan pers di Mapolda Metro Jaya

JAKARTA – Polisi menyimpulkan dua motif di balik kasus pembunuhan Rini Mariany, wanita yang jasadnya ditemukan dalam koper di Cikarang Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan motif pertama tersangka Ahmad Arif Ridwan Nuwloh membunuh korban yakni sakit hati.

“Bahwa motif daripada tersangka melakukan pembunuhan ini disebabkan karena tersangka tidak terima ataupun tersinggung dengan perkataan korban,” ujar Wira kepada wartawan, Jumat, 3 Mei.

Sakit hati tersangka dikarenakan hinaan yang diucapkan Rini Mariany. Disampaikan Wira, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh dihina korban karena tak mau menikahinya.

“(Korban) Meminta pertanggungjawaban untuk dinikahi. Sehingga membuat tersangka sakit hati dan melakukan pembunuhan,” ucapnya.

Selain itu, dari hasil penyidikan dan pemeriksaan, motif kedua dalam kasus itu yakni faktor ekonomi tersangka.

Tersangka pembunuhan wanita dalam koper

BACA JUGA:

Mayat Dalam Koper Dicikarang, Pelaku Dan Korban Sempat Di Hotel Bersama

Penemuan Mayat Dalam Tas Hitam Di Cikarang Seorang Perempuan Lansia, Kepala Remuk Bibir Pecah

Penemuan Mayat Di Ruko Kelapa gading Adalah Pacar Korban

Disimpulkanya motif itu karena tersangka diketahui mencuri uang perusahaan yang dibawa korban senilai Rp43 juta.

Ahmad Arif Ridwan Nuwloh diduga membutuhkan uang karena akan menggelar resepsi pernikahan dengan istri sahnya pada 5 Mei.

Tangkapan layar rekaman CCTV saat terduga pelaku berinisial AARN (baju hitam) bersama RM (baju pink) memasuki hotel.

“Disamping itu juga ada motif ekonomi yang mana tersangka ini mengambil uang korban,” kata Wira. Adapun, jasad Rini Mariany ditemukan di dalam koper di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis, 25 April.

Dari hasil pendalaman, tersangka membunuh korban dengan cara membenturkan kepala dan mencekik korban hingga tewas. ( voi  )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *