KORPS NUSANTARA

KORPS NUSANTARA

Ini Anak Soekarno Yang Benci Kepada Soeharto, Sampai Berani Sebut Pengkhianat

Diterbitkan Rabu, 11, Oktober, 2023 by Korps Nusantara

Soekarno dan Soeharto

JAKARTA – Dari deretan putra-putrinya, ada salah seorang anak Soekarno yang sangat benci kepada presiden kedua RI, Soeharto.

Saking bencinya, anak Soekarno ini menuliskan buku yang menuliskan soal kekejaman Soeharto kepada Soekarno.

Tak ayal, saat muncul wacana Soeharto menjadi pahlawan nasional, sosok anak Soekarno ini sangat menolaknya.

Adalah Sukmawati Soekarnoputri yang diketahui sangat lantang saat membahas tentang sosok Soeharto.

Di sebuah acara Indonesia Lawyers Club, Sukmawati Soekarnoputri bahkan menyebut sejumlah dosa-dosa Soeharto di masa lalu.

“Apakah layak, Soeharto mendapat gelar tersebut? ketika dia adalah pelanggar HAM berat, dia adalah penghianat bangsa, dia pembunuh para pahlawan revolusi, dia pembunuh pimpinan PNI dan massanya, pembunuh pemimpin PKI dan massanya, dia penganiaya menteri-menteri di kabinet Dwikora,” terang Sukmawati seperti dalam tayangan ulang pada Youtube Talk Show tvOne RELOAD edisi 20 September 2023.

Sukmawati Soekarnoputri (Youtube Talk Show tvOne RELOAD)

BACA JUGA:

Benda Pemberian Soekarno Kepada Putra Sulung Guntur Soekarno Putra Sampai Sekarang Masih Di Simpan, Apa Itu ?

Titiek Soeharto Bongkar Pernikahan Dengan Prabowo: Tanya Saja Ke Penghulu 

AKU TAKUT : Sang Proklamator  Mengaku Banyak Berbuat Kesalahan, Saat Wawancara Soekarno Paska G30SPKI

Lebih lanjut, Sukmawati Soekarnoputri sampai berkesimpulan, lantaran Soeharto, Soekarno menjalani masa-masa sulit sampai akhir hayatnya.

“Dan pada akhirnya pembunuh presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno,” sambungnya.

Itulah sebabnya, lanjut Sukmawati Soekarnoputri, soal intrik licik dan busuknya dituliskannya dalam buku karangannya sendiri.

“Itulah fakta-fakta sejarah yang saya catat, yang saya akhirnya menuliskan sebuah buku, sebagai sebuah kesimpulan akhir dari seluruh renungan panjang, dari berbagai referensi, dari dalam dan luar negeri, dari saksi, dari pelaku, dari pengamat politik,” tambahnya.

Sehingga dari deretan dosa-dosa sejarah Soeharto, Sukmawati Soekarnoputri sangat tak rela bila negara memberikannya gelar pahlawan nasional.

“Jadi saya kira dari macam-macam apa yang saya catat dalam perjalanan pemikiran saya, soal politik Indonesia yang menyedihkan dan menjadi luka dalam sanubari kami. Jadi jami bukanlah kelompok yang setuju jika Soeharto diberikan gelar pahlawan nasional,” imbuhnya di hadapan para pembicara yang dipandu Bung Karni Ilyas.

Untuk diketahui, partai Golkar pada tahun 2016 sempat mewacanakan agar presiden kedua RI, Soeharto mendapat gelar sebagai Pahlawan Nasional dengan alasan berjasa dalam pembangunan nasional.

Sayang, wacana itu menuai pro-kontra, salah satunya Sukmawati Soekarnoputri yang mengaitkan Soeharto punya sejarah kelam soal pelanggaran HAM berat, G30S PKI hingga kerusuhan Mei 1998.***(hops)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *