KORPS NUSANTARA

KORPS NUSANTARA

Bersama Prof Junaidi Dokter Richard Lee Kupas Tuntas bahaya BPA Di Galon Air Mineral

Diterbitkan Rabu, 11, Oktober, 2023 by Korps Nusantara

Dokter Richard Lee. (Instagram @dr.richard_lee)

JAKARTA – Sepertinya masalah kandungan BPA di galon air mineral merupakan hal yang serius. Setelah video Dokter Richard Lee viral karena buka suara soal galon air mineral yang mengandung BPA, kini ia pun mengundang seorang pakar.

Guru besar Universitas Airlangga Prof. Junaidi Khotib menjelaskan kepada Dokter Richard Lee, bahaya kandungan BPA di galon air mineral apabila dikonsumsi oleh manusia. Khususnya bagi anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Bukan hanya sebuah asumsi belaka, Prof. Junaidi Khotib sudah melakukan penelitian terkait bahaya BPA di galon air mineral. Ia juga juga menjabarkan secara detail ke Dokter Richard Lee terkait potensi kerusakan mental pada anak melalui studi epidemiologi.

“Penelitian kami ini ada pada hewan. Hanya saja studi epidemiologi kalau kita lihat, di Cina misalnya, yang melibatkan sekitar 400 siswa, usia 6 sampai 12 tahun di sana menunjukan bahwa (perbandingan) mereka yang normal dan mereka yang mengalami ADHD,” kata Prof. Junaidi.

“Ternyata yang mengalami ADHD itu berkorelasi erat dengan tingginya kadar BPA dalam darah dan urin mereka,” lanjut Prof. Junaidi Khotib, seperti dikutip Hops.ID dari YouTube dr. Richard Lee MARS, yang tayang pada 27 September 2023.

Di luar negeri penelitian BPA di galon air mineral sudah dilakukan ke manusia. Namun Prof. Junaidi masih dalam tahap uji coba ke hewan dan studi epidemiologi. Meski demikian, kandungan BPA tidak bisa dianggap sepele.

Baca Juga: Tak ada istri yang diistimewakan, Soekarno rela pulang demi sosok wanita ini, sejenak tinggalkan jabatannya

Karena semua sudah tidak terbantahkan lagi, bahwa BPA itu sangat berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama pada anak-anak. Prof. Junaidi secara tegas membenarkan hal tersebut. Sayangnya, masih sedikit konsumen yang menyadari bahaya tersebut.

Informasi tambahan, Bisphenol A atau BPA merupakan unsur kimia yang digunakan untuk membuat botol plastik polikarbonat atau resin epoksi tertentu, agar botol tidak mudah rusak saat terjatuh dan membuat tampilan botol lebih bagus (jernih).

Sementara Attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD yang disebut Prof. Junaidi dalam YouTube Dokter Richard Lee, akibat BPA di galon air mineral, adalah suatu penyakit gangguan mental yang menyebabkan seseorang sulit untuk memfokuskan perhatiannya pada suatu hal. ADHD sering diderita oleh anak-anak.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *