KORPS NUSANTARA

KORPS NUSANTARA

Partai Gerindra Sebut Capres Selain Prabowo Ilegal, Sindir Sandiaga Uno?

Diterbitkan Rabu, 21, Desember, 2022 by Korps Nusantara

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani

Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengingatkan kepada seluruh kader di wilayah Aceh bahwa Rapimnas pada medio Agustus lalu mendapuk Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024. Oleh sebab itu, kata Muzani, jika ada yang mengklaim sebagai capres dari Gerindra, maka itu adalah hal ilegal.

“Itu adalah keputusan yang sudah disepakati seluruh komponen Partai Gerindra di seluruh Indonesia. Karena itu jika ada orang yang mengaku jadi capres dari Gerindra, jelas itu ilegal,” kata Muzani dalam keterangannya, Selasa, 20 Desember 2022.

Muzani tidak menerangkan secara eksplisit sosok yang dimaksud. Kendati demikian, baru-baru ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga kader Gerindra, Sandiaga Uno, kembali melontarkan pernyataan kesiapannya nyapres pada 2024.

Adapun pernyataan Muzani tersebut disampaikan saat menghadiri acara launching nomor urut Partai Gerindra di Banda Aceh. Acara ini turut mengukuhkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aceh, Fadullah.

Muzani menjelaskan, Fadullah merupakan mantan kombatan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Muzani menyebut penunjukan Fadillah sebagai Ketua DPD merupakan cara Prabowo untuk membangun kerja sama di tingkat nasional kala memimpin Indonesia.

“Kok bisa sorang Prabowo menunjuk Fadullah sebagai Ketua DPD Gerindra Aceh mantan kombatan panglima GAM. Tapi inilah cara-cara Prabowo. Saat ini semua kombatan GAM sudah meletakan senjata. Gerindra ingin menunjukkan bahwa persoalan itu sebagai masa lalu dan sudah selesai,” ujarnya.

Kepada para kader, Muzani turut mengingatkan agar tidak mengkhianati kepercayaan rakyat. Ia berharap kepengurusan baru di Serambi Mekkah bisa membawa kemenangan bagi Gerindra serta menjadikan Prabowo sebagai Presiden 2024.

Sandiaga Nyatakan Siap Nyapres
Sandiaga Uno kembali menyatakan kesiapannya maju nyapres saat menghadiri acara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Pamekasan, Madura, pada Ahad, 18 Desember 2022 lalu. Namun, ia menyebut seluruh penetapan capres dan cawapres berada di tangan partai politik.

Sehingga, Sandi mengembalikan keputusan ihwal pencalonannya ke partai politik. Adapun saat ini, Sandi merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina di Partai Gerindra.

“Apapun keputusannya kita harus siap,” kata Sandiaga.

Ia kemudian angkat bicara soal pernyataannya siap nyapres tersebut. Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengaku tidak khawatir pernyataan bakal membuat Partai Gerindra gerah. Sebab, kata Sandiaga, dirinya sudah berkoordinasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Saya terus berkoordinasi dengan Pak Prabowo dan saya sampaikan kegiatan saya baik di Kementerian maupun yang berkaitan dengan pemberdayaan UMKM, ekonomi kreatif, banyak masyarakat menyampaikan aspirasi dan sebagainya kami terus bergerak,” kata Sandiaga di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 19 Desember 2022.

Sandiaga menjelaskan, Prabowo menugaskannya untuk fokus menangkap aspirasi masyarakat dalam rangka jabatannya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sandiaga menyebut seluruh aspirasi masyarakat, termasuk soal memintanya kembali nyapres, selalu dilaporkannya ke Prabowo.

Ia juga mengaku siap jika ada parpol yang mengusungnya menjadi capres. “Kita harus siap, jika ditunjuk juga siap untuk menjalankan tentunya sesuai dengan arahan dari Pak Prabowo sendiri. Kita fokus di kementerian dan segala yang kita lakukan ini kontribusinya untuk kebangkitan ekonomi,” kata Sandiaga Uno.(Tempo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *